--> Skip to main content

Download Perangkat Pembelajaran PJOK Deep Learning SD Semester 1 Kelas 1-6 SD

 

Menyusun perangkat pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) untuk semester 1 kelas 1 sampai 6 SD memerlukan ketelitian, terutama karena guru harus menyelaraskan Capaian Pembelajaran (CP) 2025 dengan pendekatan pembelajaran mendalam atau deep learning. Guru dituntut menyiapkan ATP, KKTP, Prota, Promes, Modul Ajar atau Rencana Pembelajaran Mendalam (RPM), serta jurnal pembelajaran yang saling terhubung. Artikel ini mengulas perangkat pembelajaran PJOK deep learning SD semester 1 secara runtut, dari memahami CP, menyusun setiap dokumen, hingga tips praktis agar pembelajaran gerak benar-benar aktif, bermakna, dan menggembirakan bagi murid.
Download Perangkat Pembelajaran PJOK Deep Learning SD Semester 1 Kelas 1-6 SD

Perangkat Pembelajaran PJOK Deep Learning SD Semester 1 Kelas 1-6 Berbasis CP 2025

Pembelajaran mendalam menekankan tiga prinsip: berkesadaran, bermakna, dan menggembirakan. PJOK adalah mata pelajaran yang secara alami dekat dengan prinsip tersebut, karena murid belajar lewat pengalaman bergerak langsung. Namun deep learning menuntut lebih dari sekadar "bermain":

  • Berkesadaran: murid memahami mengapa mereka berlatih suatu gerakan dan apa manfaatnya bagi tubuh.
  • Bermakna: aktivitas dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari, misalnya berjalan aman ke sekolah atau menjaga kebugaran di rumah.
  • Menggembirakan: permainan, tantangan, dan kolaborasi membuat murid antusias.

Mengenal Deep Learning dalam PJOK

Guru juga perlu memasukkan refleksi. Setelah bergerak, murid diajak menjawab pertanyaan seperti "Bagian tubuh mana yang bekerja paling keras?" atau "Strategi apa yang membuat timmu lebih cepat?" Refleksi inilah yang membedakan pembelajaran mendalam dari pembelajaran gerak biasa.

Dasar Hukum: CP PJOK Berdasarkan BSKAP 046/H/KR/2025

Keputusan Kepala BSKAP Nomor 046/H/KR/2025 menetapkan CP untuk PAUD, jenjang dasar, dan jenjang menengah, serta mulai berlaku pada 16 Juli 2025. Dokumen ini menjadi rujukan utama penyusunan seluruh perangkat, termasuk untuk PJOK di SD. Scribd

CP PJOK SD dibagi ke dalam tiga fase: Fase A untuk kelas 1-2, Fase B untuk kelas 3-4, dan Fase C untuk kelas 5-6. Menurut ringkasan dokumen CP, cakupannya meliputi keterampilan bergerak, belajar melalui gerak, gaya hidup aktif, dan memilih hidup yang menyehatkan. Keempat elemen inilah yang menjadi poros ATP, KKTP, dan RPM Anda. Scribd

1. ATP (Alur Tujuan Pembelajaran)

ATP adalah rangkaian tujuan pembelajaran (TP) yang tersusun berurutan sepanjang satu fase. Langkah penyusunannya:

  1. Bedah CP fase dan pisahkan kompetensi serta lingkup materi tiap elemen.
  2. Rumuskan TP yang jelas, terukur, dan bergradasi dari sederhana ke kompleks.
  3. Urutkan TP menurut kesiapan murid dan ketersediaan sarana.
  4. Tentukan TP yang dilaksanakan pada semester 1.

Contoh gradasi pada elemen keterampilan bergerak: kelas 1 fokus pada gerak dasar seperti berjalan, berlari, melompat, dan melempar; kelas 3 menghaluskan gerak tersebut dalam permainan sederhana; kelas 5 mengombinasikan gerak dalam strategi permainan dan menganalisis efektivitasnya. Pola serupa berlaku untuk elemen lain.

2. KKTP (Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran)

KKTP menjelaskan indikator yang menandakan murid sudah mencapai TP. Untuk PJOK, KKTP sebaiknya mencakup tiga aspek: gerak (psikomotor), pemahaman (kognitif), dan sikap (afektif). Contoh indikator:

  • Murid melakukan lompatan dengan pendaratan yang aman dan seimbang.
  • Murid menjelaskan manfaat pemanasan sebelum berolahraga.
  • Murid menunjukkan sportivitas dan bekerja sama dalam permainan.

Gunakan rubrik empat level: belum berkembang, mulai berkembang, berkembang sesuai harapan, dan sangat berkembang. Untuk kelas rendah, gunakan bahasa dan simbol yang mudah dipahami, seperti bintang atau emoji, agar umpan balik terasa ramah.

3. Prota (Program Tahunan)

Prota memetakan TP dan alokasi waktu selama satu tahun pelajaran. Pada semester 1, prota memuat TP awal dari ATP. Susun prota per kelas dan sertakan kolom semester, elemen, tujuan pembelajaran, dan alokasi waktu. Pastikan keempat elemen CP muncul secara seimbang, jangan sampai hanya olahraga permainan yang dominan sementara elemen kesehatan terlewat.

4. Promes (Program Semester)

Promes menjabarkan prota ke dalam minggu efektif. Cek kalender pendidikan terlebih dahulu, lalu kurangi minggu untuk asesmen awal, penilaian tengah dan akhir semester, hari libur, serta kegiatan sekolah seperti class meeting atau pekan olahraga. Karena PJOK sangat dipengaruhi cuaca, sediakan juga cadangan minggu atau alternatif kegiatan di ruang teduh ketika hujan.

5. Modul Ajar / RPM (Rencana Pembelajaran Mendalam)

RPM adalah inti perangkat deep learning. Komponen yang lazim disertakan:

  • Identitas: mata pelajaran, kelas, fase, dan alokasi waktu.
  • Profil murid dan konteks: kesiapan fisik, minat, dan kebutuhan khusus.
  • Dimensi lulusan yang ingin dikuatkan, seperti kesehatan, kolaborasi, dan kemandirian.
  • Tujuan pembelajaran dan pertanyaan pemantik.
  • Pengalaman belajar: memahami, mengaplikasi, dan merefleksi.
  • Asesmen: awal, proses, dan akhir.
  • Media dan lampiran: alat olahraga, LKPD, rubrik, dan lembar pengamatan.

Contoh RPM kelas 2 tentang gerak lokomotor: guru membuka dengan pertanyaan pemantik "Bagaimana kucing dan katak bergerak?", murid mengeksplorasi gerak berjalan, melompat, dan berlari dalam permainan meniru hewan, lalu berkelompok merancang lintasan sederhana, dan diakhiri refleksi tentang gerakan yang paling mereka sukai. Untuk kelas 6, murid bisa merancang program kebugaran mingguan, mengujinya, lalu mengevaluasi hasilnya.

6. Jurnal Pembelajaran

Jurnal pembelajaran adalah catatan guru tentang jalannya pembelajaran dan perkembangan murid. Isi minimal:

  • Tanggal, kelas, dan materi.
  • Kegiatan utama dan kondisi pelaksanaan.
  • Catatan capaian, kendala, atau kebutuhan murid.
  • Tindak lanjut, misalnya pengayaan atau remedial.

Dalam PJOK, jurnal juga bisa memuat catatan keselamatan, kondisi lapangan, dan murid yang perlu pendampingan khusus. Isi jurnal setiap selesai pembelajaran agar data akurat.

Contoh Peta Fokus Semester 1 Kelas 1-6

Peta berikut hanya gambaran umum. Sesuaikan dengan lampiran CP resmi, sarana sekolah, dan buku teks yang dipakai.

KelasFaseFokus Umum Semester 1
1AGerak dasar, kesadaran tubuh, dan kebiasaan hidup sehat sederhana
2AGerak lokomotor dan non-lokomotor dalam permainan sederhana
3BPenghalusan gerak, kerja sama, dan aktivitas kebugaran dasar
4BPermainan bola kecil, gerak ritmik, dan pola hidup bersih
5CStrategi permainan, kebugaran jasmani, dan analisis gerak
6CPerencanaan aktivitas fisik mandiri dan pilihan hidup sehat

Tips Menyusun Perangkat Secara Efisien

  1. Mulai dari CP resmi. Unduh dokumen dari sumber pemerintah agar rumusan tidak keliru.
  2. Gunakan satu templat. Buat format seragam untuk ATP, KKTP, prota, dan promes, lalu isi per kelas.
  3. Jaga keselarasan. Pastikan TP di ATP sama dengan yang ada di prota, promes, RPM, dan KKTP.
  4. Sesuaikan dengan sarana. Rancang kegiatan yang bisa dilakukan dengan alat sederhana atau bahan bekas.
  5. Prioritaskan keselamatan. Cantumkan langkah pemanasan, pendinginan, dan aturan keselamatan di setiap RPM.
  6. Libatkan murid. Beri ruang memilih permainan atau menciptakan aturan agar mereka merasa memiliki pembelajaran.

Kesalahan yang Sering Terjadi

  • Menyalin perangkat lama tanpa menyesuaikan CP 2025.
  • Terlalu fokus pada olahraga permainan dan mengabaikan elemen kesehatan.
  • KKTP hanya menilai hasil gerak, tanpa aspek pemahaman dan sikap.
  • RPM tidak memuat refleksi sehingga belum mencerminkan deep learning.
  • Jurnal diisi menumpuk di akhir semester.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah RPM sama dengan modul ajar?
Keduanya sering dipakai bergantian. RPM menekankan rencana pembelajaran mendalam, sedangkan modul ajar adalah istilah yang lebih dulu dikenal. Ikuti format yang diminta sekolah atau dinas Anda.

Apakah tiap kelas perlu ATP sendiri?
Sebaiknya ya. Walaupun berada dalam fase yang sama, kemampuan gerak murid kelas 1 dan kelas 2, atau kelas 5 dan kelas 6, berbeda.

Bagaimana jika sekolah tidak punya lapangan atau alat lengkap?
Manfaatkan ruang terbuka, halaman, atau ruang kelas untuk kegiatan gerak dasar, dan gunakan alat sederhana seperti bola plastik, tali, atau botol bekas.

Penutup

Perangkat pembelajaran PJOK deep learning semester 1 kelas 1-6 bukan sekadar administrasi, melainkan rancangan pengalaman bergerak yang membangun fisik, pengetahuan, dan karakter murid. Dengan CP 2025 sebagai landasan, ATP dan KKTP yang jelas, prota dan promes yang realistis, RPM yang kaya aktivitas serta refleksi, dan jurnal yang rutin diisi, guru dapat menghadirkan pelajaran PJOK yang aktif, aman, dan menyenangkan. Mulailah dari satu kelas, rapikan templatnya, lalu kembangkan ke kelas lainnya.

Download Perangkat Pembelajaran PJOK Kelas 1

Download Perangkat Pembelajaran PJOK Kelas 2

Download Perangkat Pembelajaran PJOK Kelas 3

Download Perangkat Pembelajaran PJOK Kelas 4

Download Perangkat Pembelajaran PJOK Kelas 5

Download Perangkat Pembelajaran PJOK Kelas 6

^^^LINK DOWNLOAD DI ATAS TULISAN INI^^^

Baca Juga Artikel yang tidak kalah menarik Lainnya:



Bantu support kami agar tetap eksis berbagi dengan mentraktir kopi lewat metode QRIS di bawah ini

QR Code

Baca Juga