--> Skip to main content

Aplikasi Rapor SD Semester 2 Kurikulum Merdeka Kelas 1 sampai kelas 6

Bagian 01 Apa Itu Rapor Kurikulum Merdeka untuk SD?

Rapor dalam Kurikulum Merdeka merupakan dokumen resmi yang mencerminkan capaian belajar peserta didik secara holistik. Berbeda dengan rapor konvensional yang hanya menampilkan angka, rapor Kurikulum Merdeka dirancang untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang perkembangan kompetensi, sikap, dan karakter siswa selama satu semester.

Aplikasi Rapor SD Semester 2 Kurikulum Merdeka Kelas 1 sampai kelas 6


Berdasarkan Permendikbudristek Nomor 21 Tahun 2022 tentang Standar Penilaian Pendidikan pada Pendidikan Anak Usia Dini, Jenjang Pendidikan Dasar, dan Jenjang Pendidikan Menengah, penilaian rapor mencakup aspek formatif dan sumatif yang terintegrasi dalam satu dokumen yang mudah dipahami orang tua.

📘 Penting untuk Diketahui: Mulai Tahun Pelajaran 2022/2023, seluruh sekolah yang masuk dalam Program Sekolah Penggerak dan Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) wajib menggunakan format rapor berbasis Kurikulum Merdeka. Pada TP 2025/2026, hampir seluruh SD di Indonesia telah beralih ke kurikulum ini.

Aplikasi rapor yang tersedia dalam format Microsoft Excel (.xlsx) dirancang agar guru kelas dapat mengisi data penilaian secara otomatis — mulai dari nilai harian, nilai sumatif tengah semester (STS), hingga sumatif akhir semester (SAS) — kemudian dicetak langsung dalam format yang rapi dan profesional.

Bagian 02 Perbedaan Rapor Kurikulum Merdeka vs Kurikulum 2013

Banyak guru yang masih bingung tentang perbedaan mendasar antara rapor lama (K-13) dengan rapor Kurikulum Merdeka. Berikut perbedaan pokoknya yang perlu dipahami sebelum mengunduh dan mengisi aplikasi:

"Rapor Kurikulum Merdeka bukan sekadar daftar nilai — ia adalah narasi tumbuh kembang anak."

Pertama, dari sisi format penilaian: K-13 menggunakan nilai angka (skala 0–100) dengan predikat A/B/C/D. Sementara Kurikulum Merdeka menggunakan nilai angka yang disertai deskripsi capaian otomatis berdasarkan Capaian Pembelajaran (CP) per fase. Guru tidak lagi harus mengetik deskripsi secara manual — aplikasi yang akan mengotomatiskannya.

Kedua, dari sisi struktur mata pelajaran: Kurikulum Merdeka menghapus mata pelajaran tematik dan mengembalikan ke mata pelajaran terpisah (Bahasa Indonesia, Matematika, IPAS, dan sebagainya), sehingga kolom rapor pun berbeda dari K-13.

Ketiga, Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) kini menjadi bagian integral dalam rapor, yang mencatat capaian dimensi karakter seperti Beriman, Bernalar Kritis, Kreatif, Bergotong Royong, Mandiri, dan Berkebinekaan Global.

Bagian 03 Komponen Penilaian Rapor SD Semester Genap

Sebelum mengisi aplikasi rapor, guru perlu memahami komponen penilaian yang harus dimasukkan ke dalam sistem. Secara garis besar, rapor semester genap SD Kurikulum Merdeka memuat:

1. Nilai Sumatif Akhir Semester (SAS)

Nilai SAS merupakan hasil asesmen sumatif yang dilaksanakan di akhir semester genap. Nilai ini mencerminkan ketercapaian Tujuan Pembelajaran (TP) yang telah ditetapkan selama satu semester penuh. Bobot SAS dalam perhitungan nilai akhir rapor biasanya antara 30–50%, tergantung kebijakan sekolah.

2. Nilai Sumatif Tengah Semester (STS)

STS dilaksanakan di pertengahan semester genap, biasanya pada bulan Februari–Maret. Nilai ini merefleksikan capaian siswa pada paruh pertama materi semester genap. Dalam aplikasi rapor, nilai STS dan SAS akan diolah secara otomatis menjadi nilai akhir.

3. Nilai Formatif (Nilai Harian)

Kumpulan nilai dari tugas, ulangan harian, presentasi, proyek kecil, dan observasi guru dalam keseharian pembelajaran. Nilai formatif bersifat mendukung pembelajaran, namun beberapa sekolah juga memperhitungkannya dalam nilai akhir rapor.

4. Capaian Proyek P5

Nilai dan deskripsi capaian dimensi Profil Pelajar Pancasila berdasarkan proyek yang telah dilaksanakan. Isian ini berbeda untuk tiap kelas dan bergantung pada tema P5 yang dipilih sekolah.

💡 Catatan Penting: Aplikasi rapor yang tersedia di bawah sudah mencakup semua komponen di atas. Guru hanya perlu memasukkan data nilai — semua deskripsi, predikat, dan format cetak sudah tersedia otomatis.

Bagian 04 Link Download Aplikasi Rapor Kelas 1–6

Berikut adalah daftar aplikasi rapor SD semester genap Kurikulum Merdeka untuk Tahun Pelajaran 2025/2026. Semua file berformat Excel (.xlsx) dan dapat digunakan secara gratis tanpa registrasi. Pastikan perangkat Anda memiliki Microsoft Excel 2016 ke atas atau LibreOffice Calc terbaru untuk tampilan optimal.


Bagian 05 Cara Mengunduh & Menggunakan Aplikasi Rapor

Berikut langkah-langkah lengkap mulai dari mengunduh hingga mencetak rapor yang siap dibagikan kepada orang tua siswa:

1
Unduh File Sesuai Kelas

Klik link download sesuai kelas yang Anda ampu. File akan tersimpan dalam format .zip atau langsung .xlsx. Pastikan koneksi internet stabil saat mengunduh.

2
Ekstrak & Buka di Excel

Jika dalam format .zip, ekstrak terlebih dahulu. Buka file .xlsx menggunakan Microsoft Excel 2016/2019/365. Aktifkan "Enable Macros" jika diminta — fitur ini diperlukan untuk otomatisasi pengisian deskripsi.

3
Isi Sheet "Data Sekolah"

Masukkan nama sekolah, NPSN, nama kepala sekolah, tahun pelajaran, dan identitas wali kelas. Data ini akan muncul otomatis di seluruh halaman rapor.

4
Input Data Siswa

Pada sheet "Data Siswa", masukkan nama lengkap, NISN, nomor induk, tempat/tanggal lahir, nama orang tua, dan alamat. Gunakan huruf kapital sesuai ijazah.

5
Masukkan Nilai Tiap Mata Pelajaran

Isi kolom nilai STS, SAS, dan nilai formatif pada sheet "Input Nilai". Aplikasi akan otomatis menghitung nilai akhir, predikat, dan menghasilkan deskripsi capaian pembelajaran.

6
Isi Capaian P5 & Ekstrakurikuler

Masukkan capaian dimensi Profil Pelajar Pancasila berdasarkan observasi proyek, serta nilai dan keterangan ekstrakurikuler yang diikuti siswa.

7
Preview & Cetak Rapor

Buka sheet "Cetak Rapor", pilih nama siswa dari dropdown, lalu klik tombol "Print" atau gunakan Ctrl+P. Atur ukuran kertas A4 dan skala 100% untuk hasil terbaik.

Bagian 06 Tips Mengisi Rapor Agar Cepat & Akurat

Mengisi rapor untuk 20–30 siswa memang membutuhkan waktu dan ketelitian. Berikut tips dari para guru berpengalaman yang sudah menggunakan aplikasi rapor Kurikulum Merdeka selama beberapa semester:

Kumpulkan Semua Data Nilai Sebelum Mulai

Pastikan semua nilai STS, SAS, dan nilai formatif sudah terkumpul dalam satu lembar rekap sebelum Anda membuka aplikasi. Memiliki data yang lengkap di awal akan mencegah bolak-balik mencari nilai dan meminimalkan kesalahan input.

Manfaatkan Fitur Copy-Paste Cerdas

Jika ada beberapa siswa dengan nilai yang sama di suatu mata pelajaran, gunakan fitur copy-paste Excel. Namun hati-hati — jangan menyalin sel yang berisi formula ke sel biasa. Gunakan "Paste Special → Values Only" untuk data yang sudah final.

Simpan Backup Secara Berkala

Biasakan menyimpan file setiap 15–20 menit sekali dengan nama berbeda (contoh: Rapor_Kelas4_v1.xlsx, v2.xlsx, dst.). Ini akan menyelamatkan Anda jika terjadi crash atau file korup sebelum pekerjaan selesai.

Periksa Deskripsi Otomatis dengan Teliti

Meskipun deskripsi capaian dihasilkan otomatis, tetap baca satu per satu untuk memastikan kesesuaiannya dengan kondisi nyata siswa. Beberapa aplikasi memungkinkan Anda mengedit deskripsi secara manual jika diperlukan penyesuaian.

⚡ Pro Tip: Kerjakan rapor dalam sesi 2–3 jam tanpa gangguan untuk satu kelas penuh. Fokus yang terjaga akan mengurangi risiko salah input yang bisa menyebabkan nilai satu siswa masuk ke kolom siswa lain.

Bagian 07 FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Rapor SD Kurikulum Merdeka

Apakah aplikasi rapor ini sudah sesuai dengan aturan terbaru Kemdikbud 2024/2025?
Ya. Aplikasi rapor yang tersedia dirancang mengacu pada Permendikbudristek No. 21 Tahun 2022 dan panduan teknis pengisian rapor yang diterbitkan Kemdikbudristek. Namun, selalu disarankan untuk memverifikasi ke pengawas atau Dinas Pendidikan setempat apabila ada perubahan regulasi terbaru di daerah Anda.
Bisakah aplikasi ini digunakan di LibreOffice atau Google Sheets?
Secara teknis bisa dibuka, tetapi fitur macro dan formula kompleks yang digunakan dalam aplikasi rapor seringkali tidak kompatibel sepenuhnya dengan LibreOffice atau Google Sheets. Sangat disarankan menggunakan Microsoft Excel untuk hasil yang optimal dan bebas error.
Bagaimana jika ada siswa yang pindah masuk di tengah semester?
Sebagian besar aplikasi rapor menyediakan baris kosong tambahan di bagian bawah daftar siswa. Anda cukup menambahkan data siswa pindahan pada baris tersebut. Untuk nilai yang tidak lengkap, isi kolom yang tersedia dan kosongkan kolom yang tidak relevan — rapor akan tetap tercetak dengan baik.
Apakah aplikasi untuk kelas 1–2 berbeda dengan kelas 3–6?
Ya, ada perbedaan. Kelas 1 dan 2 (Fase A) menggunakan pendekatan pembelajaran yang lebih holistik dengan penekanan pada literasi dan numerasi dasar. Struktur mata pelajarannya sedikit berbeda dibanding kelas 3–6, sehingga aplikasi rapornya pun dibuat terpisah untuk memastikan kesesuaian dengan Capaian Pembelajaran per fase.
Berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengisi rapor satu kelas?
Rata-rata guru yang sudah terbiasa membutuhkan 3–5 jam untuk menyelesaikan rapor satu kelas berisi 25–30 siswa, termasuk pengecekan dan koreksi. Untuk pertama kali menggunakan aplikasi, alokasikan waktu 6–8 jam dan siapkan semua data nilai sebelumnya.

Siap Mulai Mengisi Rapor?

Unduh aplikasi sesuai kelas Anda dan selesaikan rapor semester genap tepat waktu. Jangan lupa bagikan artikel ini ke rekan guru yang membutuhkan!

⬇ Ke Tabel Download 📖 Panduan Pengisian

^^^LINK DOWNLOAD DI ATAS TULISAN INI^^^

Baca Juga Artikel yang tidak kalah menarik Lainnya:



Bantu support kami agar tetap eksis berbagi dengan mentraktir kopi lewat metode QRIS di bawah ini

QR Code

Baca Juga