Aplikasi Raport K13 Revisi 2016 Semester 1 dan 2

Alhamdulillah akhirnya bisa share aplikasi Raport K13 Revisi 2016 Semester 1 dan 2 sekaligus. Aplikasi ini merupakan aplikasi revisi dari aplikasi sebelumnya yang saya buat. Ada beberapa penambahan sesuai kebutuhan, misalnya jumlah mata pelajaran yang saya kira sudah cukup, dan apabila ada yang menggunakan mata pelajaran yang sedikit silkan sembunyikan baris mata pelajaran tersebut pada sheet raport.

Sebelum mengerjakan alangkah baiknya untuk membaca tutorial terlebih dahulu, karena berkaitan dengan beberapa hal penting berkaitan dengan aplikasi, Aplikasi ini memiliki 13 MATA PELAJARAN apabila ada matapelajaran yang tidak digunakan, untuk nilai TIDAK USAH DI ISI, kemudian dalam sheet raport silakan di hiden atau dihapus row/baris yang tidak digunakan.
Aplikasi Raport K13 Revisi 2016 Semester 1 dan 2
Aplikasi Raport K13 Revisi 2016 Semester 1 dan 2

Aplikasi Raport K13 Revisi 2016 Semester 1 

Aplikasi raport ini terdiri dari 6 file sesuai dengan kelas yang ada di sekolah dasar yaitu 6 kelas. Sengaja saya comprest kedalam bentuk FILE RAR karena begitu besarnya file yang ada. Satu file teridiri kira-kira 3 Mb. Semoga Anda tidak kesulitan downloadnya karena saya unggah di google drive tanpa ada link tersembunyi yang mengajak petak umpet hehehehe. dan akhirnya memusingkan nitizen yang newbie dalam hal unduh mengunduh

Silakan Unduh aplikasi Raport K13 Revisi 2016 Semester 1  di sini

Aplikasi Raport K13 Revisi 2016 Semester 2 

Aplikasi Raport K13 Revisi 2016 Semester 2 juga sama dan berusaha bersama teman-teman untuk menyempurnakan sesuai dengan juknis revisi kurikulum 2013. 

Berikut tampilan dalam google drive

Semoga bermanfaat

Serunya Aktifitas Video Converence Guru Pembelajar

Guru pembelajar adalah guru ideal yang terus menerus meningkatkan kompetensinya setiap saat dan dimanapun. Hadirnya program Guru pembelajar disambut antusias oleh guru-guru Indonesia tak terkecuali saya. Kebetulan saya dalam pelaksanaan Uji Kompetensi Guru 2015 kemarin jumlah modul yang mendapat warna merah hanya 1 (satu) sehingga mendapat kepercayaan untuk menjadi instruktur nasional Guru Pembelajar. 

Saya mengikuti diklat Instruktur Nasional selama 10 hari  dan mendapat banyak ilmu terutama yang berkaitan dengan Teknologi Informatika.Sehabis mengikuti diklat tersebut ada beberapa pikiran yang mengganjal diantaranya bagaimana nanti mentransfer ilmu kepada guru-guru di daerah. Karena tidak menutup kemungkinan banyaknya teman guru yang masih belum mengenal komputer apalagi internet. Ada tugas yang lumayan berat di depan yaitu untuk mengenalkan perangkat Teknologi Informatika ini sebagai perwujudan #IndonesiaMakinDigital .
Kegiatan tatap muka di sebuah sekolah menggunakan jaringan telkom indihome
Untuk mensukseskan program tersebut, pihak P4TK (Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan) menggunakan beberapa moda pembelajaran diantaranya moda pembelajaran tatap muka, moda daring dan daring kombinasi. Saat ini saya bertugas untuk menyampaikan materi dengan moda daring kombinasi yaitu dengan model tatap muka dan pembelajaran online. 

Perlu kesabaran lebih sebagai mentor untuk menuntun teman-teman guru agar bisa mengoperasikan laptop juga dalam mengenalkan media internet. Saat tatap muka, peserta dihadirkan serta belajar di sebuah lembaga yang ada jaringan internetnya dengan menggunakan jaringan telkom Indihome, sehingga untuk masalah jaringan tidak ada hambatan.

Aktifitas pembelajaran yang saya anggap paling seru dan menantang yaitu selain peserta menyelesaikan berbagai materi setiap sesinya di laman LMS Guru Pembelajar Online. Peserta juga diwajibkan untuk mengikuti pembelajaran melalui video conference. Dalam aktifitas pembelajaran ini nantinya akan ada interaksi antara pengampu, mentor juga peserta Guru Pembelajar sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Aplikasi yang digunakan dalam video conference menggunakan aplikasi dari telkom yaitu aplikasi Umeetme. Umeetme adalah layanan multimedia conference berupa video yang berkualitas tinggi dilengkapi fitur terbaru sesuai dengan kebutuhan dan gaya hidup saat ini. Kelebihan dari layanan multimedia itu konsumsi "bandwidth" rendah dan aplikasinya mudah digunakan melalui berbagai perangkat mobile sehingga memudahkan para peserta program itu.

Dengan menggunakan aplikasi ini, saya bisa berinteraksi dengan guru-guru di seluruh Indonesia, juga bisa membuat kelas maya yang ada aktivitas video conference dengan menggunakan umeetme. Saat menggunakan umeetme kita bisa belajar bersama, berbagi pengalaman serta berinteraksi dengan semua guru di nusantara.  Jarak dan tempat yang jauh sekarang bukan menjadi halangan bagi guru yang ingin belajar dan berbagi.
aktivitas video call dengan umeetme
Di kelas Guru Pembelajar yang jadi peserta saya adalah berbagai perwakilan dari beberapa kecamatan. Pada mulanya banyak guru-guru yang kesulitan dalam mengaplikasikannya ke dalam laptop, selain karena driver webcam yang belum diinstal juga masalah jaringan yang jadi kendalanya. 

Saya selaku mentor menyarankan saat pelaksanaan aktivitas video converence berikutya di wilayah masing-masing, agar peserta menginstal driver bawaan laptop juga menggunakan wifi.id dengan membeli di plaza telkom dan dikoneksikan di beberapa tempat yang banyak tersebar di berbagai daerah agar koneksi berjalan stabil dan lumayan kencang. Begitu juga peserta tidak perlu khawatir akan kehabisan kuota karena wifi.id unlimited selama 12 jam.
penulis gembira karena aktivitas video call nyaris tanpa hambatan
Alhamdulillah setelah melakukan beberapa aktifitas pembelajaran yang bersifat online saya pribadi dan teman-teman guru lain amat terbantu dengan menggunakan wifi.id ini, sehingga dapat melakukan aktivitas video converence di berbagai daerah termasuk di plaza telkom bisa berjalan lancar tanpa ada hambatan yang signifikan.
peserta dan penulis menggunakan wifi.id
Peserta walaupun sudah tua masih semangat untuk belajar IT
Teman-teman guru yang rata-rata sudah tua dan tinggal menunggu masa pensiun masih bersemangat untuk belajar IT. Secara perlahan-lahan selama 6 minggu dari 12 minggu yang dijadwalkan sanggup menyelesaikan sesi pembelajaran penuh tanpa ada yang absen dan bisa mengaplikasikan kegiatan video conference dengan baik dan lancar.
Tabel keaktifan peserta Guru Pembelajar
Berikut hasilnya
Hasil pembelajaran online Guru Pembelajar
Semoga Bermanfaat

Bongkar Aplikasi Harga Jutaan? Sanggupkah Saya

Beberapa hari yang lalu saya mendapat inbox dari teman guru di seberang sana, yang baru saja membeli 3 paket aplikasi sekolah diantaranya aplikasi raport K13 dan KTSP, aplikasi membuat soal yang berhubungan langsung dengan kisi-kisi soal maupun kartu soal. Aplikasi tersebut dijual dengan harga cukup fantastis bagi saya yaitu sekitar Rp.1.500.000an. Sebuah angka yang lumayan besar bagi saya untuk menebus aplikasi tersebut. Aplikasi tersebut berbasis excel berbasis vba dengan tampilan yang bagus dan navigasinya amat respon dengan cepat. 

Ada beberapa permasalaan yang beliau utarakan berkaitan dengan beberapa setting aplikasi yang dengan jumlah matapelajaran hingga cara print out yang katanya amat sulit. Saya mencoba untuk memberikan masukan agar menghubungi pembuatnya. Namun beliau berupaya agar saya untuk membongkarnya. 

Saya jadi bingung disamping melanggar hak cipta juga membutuhkan waktu yang cukup lama. Seperti yang saya tahu dari aplikasinya yaitu ada beberapa orang dalam membuat aplikasi tersebut. Sedangkan saya kan sendiri, Apakah sanggup???
Bagaimana tanggapan atau saran Anda